Notulensi Bedah Buku Sepatu Orang Lain (SOL) bersama Penulis dalam Forum One Week One Juz (OWOJ) Muslimah Eropa


WhatsApp Image 2018-10-03 at 17.12.32

Setelah tilawah juz 19 selesai, seperti biasa dilanjutkan dengan sesi sharing acara One Week One Juz (OWOJ) muslimah eropa pada hari kamis 27 September 2018. Peserta sharing merupakan para muslimah asal Indonesia yang saat ini sedang tinggal di berbagai negara di benua Eropa. Yang istimewa pada kesempatan kali ini, topik sharing yang diambil adalah tentang sebuah buku yang berjudul Sepatu Orang Lain (SOL). Dan lebih istimewanya lagi ternyata yang menjadi pemateri sesi sharing ini adalah penulis buku itu sendiri yaitu teh Mia Saadah.

Beliau dan kedua orang putranya saat ini sedang berada di Bern (Swiss) dalam rangka menemani suaminya yang bertugas sebagai seorang diplomat di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern-Swiss. Pada tahun 2016, beliau mengunjungi suaminya yang ditugaskan di negara Suriah. Di negeri Syam itulah catatan – catatan harian beliau mulai dikenal luas di media sosial. Bahkan ada satu tulisan beliau yang berjudul Sepatu Orang Lain cukup viral di sosial media, bahkan dibagikan lebih dari tujuh ribu kali dan ditulis ulang oleh banyak pihak, sayangnya tanpa mencantumkan penulis aslinya.

Dari sinilah pula ada penerbit yang melirik tulisan beliau dan meminta beliau untuk membukukan tulisan-tulisan beliau yang inspiratif tersebut. Menanggapi tawaran ini, beliau merasa jika dengan dibukukan tulisan tersebut bisa menjadi teman banyak orang untuk berbagi, kenapa tidak. Dan akhirnya terbitlah buku Sepatu Orang Lain (SOL) ini di bulan agustus tahun 2017.  Tulisan SOL ini pun dijadikan kata penuh makna dalam pembatas buku tersebut. Tulisan singkat ini berbunyi, “jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita. Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran kehidupan kita. Rawan tak tepat.”

Buku SOL ini adalah kumpulan dari 24 tulisan yang terilhami dari berbagai kisah nyata beliau sebagai ibu, anak, sahabat, perempuan, dan istri seorang diplomat. Kesemuanya merupakan catatan harian ringan dan sederhana tentang beragam nilai-nilai kehidupan yang terinspirasi dari keseharian. Menurut beliau cerita ini sangat sederhana, tetapi beliau berharap semoga tak miskin makna. Tetapi justru karena sederhana inilah banyak orang yang merasa kisahnya terwakili dengan tulisan beliau ini dan merasa terinspirasi lewat tulisan – tulisan beliau. Kumpulan tulisan setebal 200 halaman ini oleh editor beliau diibaratkan sebagai semangkuk bakso di hari yang hujan atau segelas cokelat panas pada suatu malam yang penuh lelah. Kita bisa memilah membaca kisahnya satu-satu dan semua kisahnya akan memberikan banyak makna serta menjadi teman untuk menghangatkan hati kita.

Dari 24 tulisan inspiratif dari buku SOL ini, ternyata ada satu cerita favorit beliau yang berjudul “ibu optimis”. Di dalam buku disebutkan, bahwa optimisme seorang ibu kiranya semacam doa tanpa penghalang pada Sang Maha Pengabul Doa. Karena itu, di tengah segala cemas takut dan ragu, seorang ibu-lah yang seharusnya menjadi orang pertama, yang seharusnya yakin akan kesuksesan dan keselamatan anaknya untuk dunia dan akhirat. Beliau sangat suka belajar dari kisah seorang ibu pejuang, mulai dari ibu beliau, ibu mertua beliau dan ibu orang hebat seperti ibu pak Habibie.

Waktu satu jam untuk sesi sharing ini ternyata tidak cukup untuk membedah tuntas isi buku tersebut. Tetapi alhamdulillaah ternyata banyak peserta sharing di pertemuan hari itu merasa terinspirasi dan mengakui bahwa mereka mendapatkan banyak pelajaran berharga dari sesi sharing tersebut meskipun hanya dalam waktu yang singkat saja. Pelajaran berharga tersebut salah satunya adalah bahwa dengan kita menulis kita bisa berbagi kisah penuh makna untuk banyak orang. Kunci untuk menulis adalah kita harus banyak membaca, dan membaca ini tidak hanya identik dengan membaca buku saja tapi juga membaca dari setiap peristiwa yang kita alami. Jadikan setiap peristiwa yang kita alami ini tidak hanya lewat begitu saja. Kita harus jadikan kesempatan kehidupan yang Allah berikan ini penuh makna dengan membaca dan kita bagi keberkahan tersebut dengan tulisan. Dan insyaAllah akan ada banyak kebaikan dan keberkahan dari semuanya. Aamiin ya rabb.

(notulen: Sarah Ismi Kamilah)

buku SOL
foto buku Sepatu Orang Lain (SOL)
Iklan

OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (22 Maret 2018)


Assalamu’alaykum wr wb,

Mutiara Ummat mengundang muslimah Eropa untuk mengaji online. One Week One Juz (OWOJ):

Hari/ tanggal: Kamis, 22 Maret 2018

Pukul: 09.00-11.00 BST (10.00-12.00 CEST)

Media: skype mutiara.islam (sweden)

Acara:

Lanjutkan membaca “OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (22 Maret 2018)”

OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (8 Maret 2018)


OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (8 Maret 2018)

Assalamu’alaykum wr wb,

Mutiara Ummat mengundang muslimah Eropa untuk mengaji online. One Week One Juz (OWOJ):

Hari/ tanggal: Kamis, 8 Maret 2018

Pukul: 09.00-11.00 BST (10.00-12.00 CEST)

Media: skype mutiara.islam (sweden)

Acara:

Lanjutkan membaca “OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (8 Maret 2018)”

OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (1 Maret 2018)


OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (1 Maret 2018)

Assalamu’alaykum wr wb,

Mutiara Ummat mengundang muslimah Eropa untuk mengaji online. One Week One Juz (OWOJ):

Hari/ tanggal: Kamis, 1 Maret 2018

Pukul: 09.00-11.00 BST (10.00-12.00 CEST)

Media: skype mutiara.islam (sweden)

Acara:

Lanjutkan membaca “OWOJ -One Week One Juz- Muslimah Eropa (1 Maret 2018)”